1. Boba: "Cuma Minum, Kok Bisa Berpengaruh ke Gula Darah?"
Boba, kopi susu, atau teh kekinian memang cuma minuman. Tapi kandungan gulanya bisa cukup tinggi.
Minuman manis yang dikonsumsi terlalu sering dapat membuat asupan gula harian jadi berlebihan. Kemenkes juga menyebut minuman teh dan kopi kekinian dengan tambahan seperti sirup, krim, jelly, atau boba dapat memiliki kandungan gula yang tinggi.
Jadi, bukan berarti nggak boleh minum boba sama sekali, tapi jangan sampai jadi kebiasaan setiap hari.
Sumber: Kemenkes RI — Bahaya Konsumsi Gula Berlebihan: Dampak dan Cara Mencegahnya
2. Energy Drink: "Biar Nggak Ngantuk, Malah Bikin Gula Darah Susah Dikontrol?"
Sering begadang karena tugas atau kerjaan, lalu andalkan energy drink biar tetap melek? Minuman berenergi biasanya mengandung kafein dan gula dalam jumlah cukup tinggi.
Menurut Kemenkes, kadar kafein dan gula yang tinggi pada minuman berenergi dapat mengganggu kerja insulin, sehingga gula darah jadi lebih sulit dikontrol.
jadi kalau butuh tetap fokus, jangan jadikan energy drink sebagai solusi setiap kali ngantuk.
Sumber: Kemenkes RI — Amankah Konsumsi Minuman Berenergi?
3. Mi Instan + Gorengan: Combo Favorit, Tapi Gimana dengan Gula Darah?
Mi instan dan gorengan memang praktis dan gampang ditemukan. Tapi kalau terlalu sering, pola makan seperti ini bisa membuat asupan lemak, garam, dan karbohidrat sederhana jadi berlebihan.
Kemenkes menyarankan pola makan untuk mencegah diabetes lebih banyak mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan serat, serta membatasi makanan tinggi lemak, makanan kemasan, mi instan, dan karbohidrat sederhana.
Jadi, bukan berarti harus anti-mie instan, tapi coba jangan jadikan menu utama setiap hari.
Sumber: Kemenkes RI — 9 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini
4. Sering Skip Sarapan Karena Bangun Kesiangan?
Bangun telat → langsung mandi → berangkat → sarapan pun ter-skip. Relate? 😭
2. Energy Drink: "Biar Nggak Ngantuk, Malah Bikin Gula Darah Susah Dikontrol?"
Sering begadang karena tugas atau kerjaan, lalu andalkan energy drink biar tetap melek? Minuman berenergi biasanya mengandung kafein dan gula dalam jumlah cukup tinggi.
Menurut Kemenkes, kadar kafein dan gula yang tinggi pada minuman berenergi dapat mengganggu kerja insulin, sehingga gula darah jadi lebih sulit dikontrol.
jadi kalau butuh tetap fokus, jangan jadikan energy drink sebagai solusi setiap kali ngantuk.
Sumber: Kemenkes RI — Amankah Konsumsi Minuman Berenergi?
3. Mi Instan + Gorengan: Combo Favorit, Tapi Gimana dengan Gula Darah?
Mi instan dan gorengan memang praktis dan gampang ditemukan. Tapi kalau terlalu sering, pola makan seperti ini bisa membuat asupan lemak, garam, dan karbohidrat sederhana jadi berlebihan.
Kemenkes menyarankan pola makan untuk mencegah diabetes lebih banyak mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan serat, serta membatasi makanan tinggi lemak, makanan kemasan, mi instan, dan karbohidrat sederhana.
Jadi, bukan berarti harus anti-mie instan, tapi coba jangan jadikan menu utama setiap hari.
Sumber: Kemenkes RI — 9 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini
4. Sering Skip Sarapan Karena Bangun Kesiangan?
Bangun telat → langsung mandi → berangkat → sarapan pun ter-skip. Relate? 😭
Ternyata melewatkan sarapan bisa membuat kadar gula darah menurun, sehingga tubuh terasa lemas, berkeringat dingin, sulit berkonsentrasi, bahkan bisa sampai pingsan pada kondisi tertentu.
Sarapan juga membantu memenuhi kebutuhan energi untuk beraktivitas dan belajar sepanjang hari.
Nggak harus sarapan mahal. Roti + telur, bubur + lauk, atau susu + buah bisa jadi pilihan sederhana yang tetap mengisi energi.
Sumber: Kemenkes RI — Sarapan Pagi Penting bagi Kecukupan Gizi Anak Remaja
Jadi, Harus Berhenti Makan Enak?
Nggak juga. Yang penting bukan "nggak boleh makan", tapi seberapa sering dan seberapa banyak.
- 🥤 Kurangi minuman manis
- 🍜 Jangan terlalu sering makanan instan
- ⚡ Batasi energy drink
- 🍳 Jangan sering skip sarapan
- 🏃 Tetap aktif bergerak
Menjaga gula darah bukan berarti harus hidup tanpa makanan favorit. Cukup mulai dari kebiasaan kecil yang bisa dilakukan setiap hari.
Nggak harus sarapan mahal. Roti + telur, bubur + lauk, atau susu + buah bisa jadi pilihan sederhana yang tetap mengisi energi.
Sumber: Kemenkes RI — Sarapan Pagi Penting bagi Kecukupan Gizi Anak Remaja
Jadi, Harus Berhenti Makan Enak?
Nggak juga. Yang penting bukan "nggak boleh makan", tapi seberapa sering dan seberapa banyak.
- 🥤 Kurangi minuman manis
- 🍜 Jangan terlalu sering makanan instan
- ⚡ Batasi energy drink
- 🍳 Jangan sering skip sarapan
- 🏃 Tetap aktif bergerak
Menjaga gula darah bukan berarti harus hidup tanpa makanan favorit. Cukup mulai dari kebiasaan kecil yang bisa dilakukan setiap hari.